7 Juli 2013 – 5.27 WIB. Tut Wuri Handayani , spirit yang ditularkan oleh Ki Hajar Dewantara tersebut masih sangat terasa efeknya sampai se...

Guru Gaul, Mau?

/
2 Comments
7 Juli 2013 – 5.27 WIB. Tut Wuri Handayani, spirit yang ditularkan oleh Ki Hajar Dewantara tersebut masih sangat terasa efeknya sampai sekarang. Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu tokoh pendidikan yang paling berpengaruh di Indonesia. Dedikasinya pada di dunia pendidikan tidak perlu diragukan lagi. Pendiri Taman Siswa tersebut merupakan contoh ideal sepanjang jaman bagi guru-guru di Indonesia.

Dalam Bahasa Jawa, guru merupakan kependekan dari klausa digugu lan ditiru. Maksud dari klausa tersebut adalah seorang guru harus mampu menjadi tauladan bagi murid-muridnya. Berbeda dengan arti Bahasa Jawa, kata guru menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar. Terlepas dari perbedaan arti tersebut, guru merupakan sosok penting dalam menggerakan sektor pendidikan.


Guru di Jaman Modern

Di jaman modern ini, guru dihadapkan pada tantangan besar pendidikan. Perkembangan pesat teknologi seringkali menjadi antidot bagi kemajuan pendidikan. Sebagai seorang guru mau tidak mau harus mengikuti arus jaman tersebut. Guru yang bisa bertahan adalah “guru gaul”. Guru gaul menurut definisi saya pribadi adalah guru yang bisa mengikuti pemikiriran siswa dan mengarahkannya menuju tujuan pendidikan. Tentu bukan hal mudah untuk bisa mengikuti pemikiran siswa. Selisih umur yang relatif besar antara guru dan murid menghasilkan stratifikasi pemikiran yang lebar. Berbeda dengan saya, guru sekaligus penulis buku “Guru Gokil Murid Unyu” J.Sumardinata lebih suka menggunakan istilah “Guru gokil” untuk menggambarkan guru yang mempu bertahan di jaman digital.

Masih menurut saya, guru gaul setidaknya harus memiliki ciri-ciri di bawah ini:

1. Dilarang gaptek
Apa yang paling diminati murid di jaman modern ini? Ya, jawabannya adalah teknologi. Teknologi internet memiliki tempat tersendiri di hati para murid. Mulai dari sekedar main Facebook, ngoceh di Twitter hingga upload foto narsis di Instagram, murid-murid terlihat enjoy menikmati teknologi. Sebagai seorang guru gaul hendaknya bisa menyatu dengan kesukaan siswa tersebut. Jangan ragu untuk melahap semua jejaring sosial favorit siswa. Oleh karena itu sebagai seorang guru gaul dilarang keras menyandang gelar “gaptek”.

2.Wajib memanfaatkan #hastag
Hashtag (#) adalah label yang bertujuan untuk menunjukkan topik-topik terkait. Dalam dunia digital hashtag memiliki arti sebagai penunjuk topik apa yang paling populer saat ini. Sebagai seorang guru gaul sudah semestinya mengetahui dan mengupdate informasi tentang topik yang paling diminati murid. Alangkah lebih baik lagi jika topik populer tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran.

3.Selalu tersenyum dan mengajak senyum
Menurut saya ini adalah ciri yang paling sulit untuk diimplementasikan. Berbagai persoalan yang dialami seringkali membuat guru mengurangi kadar senyumnya. Mulai dari kurikulum 2013 yang amburadul, NUPTK yang belum juga keluar, dan uang bulanan yang seringkali kurang (#curcol). Senyum merupakan perbuatan sederhana tapi memiliki efek super bagi murid. Murid akan merasa diperhatikan jika kita melempar senyum ke mereka. Tapi dilarang keras senyum-senyum sendiri tanpa sebab! :D

Oke, mungkin itu sedikit gambaran tentang guru gaul yang bisa saya share dengan anda. Semoga kita semua bisa menjadi guru yang baik minimal bagi diri kita sendiri (maksudnya apa lho?). :D

Jangan lupa klik “bagikan” jika anda menyukai artikel ini. Klik dan komentar anda adalah energi positif bagi saya untuk bisa menerbitkan artikel selanjutnya. :)

#salam tahu


You may also like

2 komentar:

  1. Nice post, pak Guru :D
    Orangtua saya juga dua-duanya guru SD, sudah mengabdi sejak tahun 1980-an
    kalo soal gaptek, masya Allah gapteknya ahahaha
    mungkin kalo dipersempit, gaul disini maksudnya gaul di medsos 'juga' ya...ehehehe

    catatanomjon.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya om, ukuran ke-"gaul"-an seorang guru itu jaman sekarang bisa dilihat dari keeksisan di sosmed. :D

      Hapus

Silahkan berkomentar secara sopan dan tidak melanggar etika. Komentar yang berbau spam akan langsung saya hapus.