Sumber gambar : wikipedia.org Hujan adalah sebuah peristiwa kondensasi uap air di atmosfer sehingga terbentuk tetes cairan. Peristiwa ko...

Cara Menangkal Hujan, Sebuah Opini Ilmiah

/
2 Comments
Sumber gambar : wikipedia.org
Hujan adalah sebuah peristiwa kondensasi uap air di atmosfer sehingga terbentuk tetes cairan. Peristiwa kondensasi tersebut dikenal sebagai presipitasi. Presipitasi adalah salah satu komponen utama dalam siklus air dan merupakan sumber utama air tawar di bumi. Diperkirakan 505.000 km3 air jatuh sebagai presipitasi setiap tahun. Jadi bisa dikatakan bahwa hujan sangat penting sebagai penyedia air tawar di bumi.

Air memiliki rumus molekul H2O. Air merupakan senyawa kovalen polar. Adanya ikatan hidrogen antar molekul air menyebabkan tingginya titik didih air. Dalam kondisi standar (tekanan 1 atm, temperatur 25 derajat Celcius), air mendidih pada suhu 100 derajat Celcius. Meskipun demikian, air dapat menguap pada semua suhu tapi dengan konsentrasi yang lebih sedikit.

Air bersifat korosif, meskipun tidak sekuat asam/basa. Air juga bersifat sebagai pelarut. Kedua sifat tersebut tidak menguntungkan bagi manusia. Oleh karena itu, pada beberapa kondisi seringkali manusia tidak menginginkan terjadinya hujan. Penting untuk memanipulasi hujan.



Untuk bisa menangkal hujan maka perlu dicermati proses awal terbentuknya hujan. Secara fisika, kondensasi uap terbentuk akibat penurunan entropi. Entropi merupakan derajat ketidakteraturan. Pada suhu yang rendah entropi menurun, kondisi ini terjadi di bagian atas atmosfer. Penurunan entropi tersebut berdampak pada penurunan energi kinetik molekul sehingga terbentuklah titik hujan. Jika penurunan entropi dapat dicegah, maka hujan juga bisa ditangkal.

Hipotesis: mitos asap dan pendapat ilmiah

Di masyarakat Jawa terdapat beberapa mitos tentang cara menangkal hujan. Salah satu yang populer adalah mitos tentang asap. Asap dipercaya mampu mengusir hujan. Sejatinya asap merupakan partikulat sisa pembakaran yang naik ke atmosfer akibat dikenai energi hasil pembakaran. Jadi, asap merupakan partikel berenergi.

Secara ilmiah, asap dapat mencegah terjadinya hujan. Asap dapat menaikkan entopi uap air sehingga dapat mencegah kondensasi. Mekanisme penaikkan entropi tersebut dapat dijelaskan dengan analogi bola bilyard. Bayangkan molekul air adalah kumpulan bola bilyard yang tersusun rapi dan tidak bergerak. Lalu ketika sebuah bola ditembakkan ke  kumpulan tersebut maka otomatis kumpulan bola tersebut akan bergerak tidak beraturan. Seperti itu pula yang terjadi dengan molekul air. Ketidakteraturannya dapat ditingkatkan dengan menggunakan asap. Sehingga hujan dapat ditangkal.

Untuk dapat membuktikan fenomena tersebut maka perlu dilakukan kajian ilmiah lebih lanjut. Semoga bermanfaat.


You may also like

2 komentar:

  1. mantap pak!! super sekali...
    terimakasih atas wawasannya. sangat bermanfaat..

    BalasHapus

Silahkan berkomentar secara sopan dan tidak melanggar etika. Komentar yang berbau spam akan langsung saya hapus.